Asian Games 2018 diselenggarakan tahun lalu. Sekitar 10.000 atlet dari 45 negara sudah berkompetisi untuk 463 medali emas di 40 cabang olahraga dan 67 cabang olahraga selama acara multisport pan-Asia, yang sudah berlangsung antara 18 Agustus dan 2 September https://www.kompasiana.com/adindamutia/5c3c46fd677ffb38a811f7c5/mengintip-persiapan-venue-asian-games-2018-di-palembang. Indonesia juga menyelenggarakan Asian Games pada tahun 1962, dikala selesai di daerah kedua sesudah Jepang, dengan 11 medali emas, 12 perak dan 28 perunggu. Seperti yang kita tahu bahwa venue asian games 2018 senantiasa menjadi topik menarik untuk diperbincangkan padahal Asian Games 2018 sudah berlalu.

Rumit Olahraga Gelora Bung Karno di Jakarta Sentra, dinamai Sukarno, presiden pertama negara itu menjadi daerah utama dari acara Asian Games tahun lalu, yang diadakan tiap empat tahun menjadi. Rumit olahraga ini mempunyai 14 venue yang menampung setidaknya 15 cabang olahraga, di samping venue lainnya di kawasan Jabodetabek. Kota Olahraga Jakabaring di Palembang juga sudah berhasil menjadi tuan rumah bagi setidaknya 10 cabang olahraga. Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia (Inasgoc) sudah mengalokasikan Rp 8,7 triliun ($ 632 juta) – Rp 4,5 triliun di antaranya berasal dari anggaran negara – untuk acara hal yang demikian. Sekitar Rp 3,7 triliun dari uang ini sudah dihabiskan untuk revitalisasi daerah olahraga, bagus di Jakarta ataupun Palembang. Ada seperti itu banyak fakta menarik perihal Asian Games 2018, termasuk:

Stadion Utama Gelora Bung Karno

Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno senilai Rp 779,9 miliar, dibangun pada tahun 1960, selesai pada bulan Januari 2018. Kini bisa menampung 80.000 penonton, diperbandingkan dengan 90.000 sebelumnya, sebab pemasangan metode tempat duduk tunggal.

Aquatic Centre

Gelora Bung Karno Aquatic Centre, yang mempunyai empat kolam renang dan kapasitas daerah duduk 8.000, merupakan salah satu stadion renang terbesar di Asia. Renovasi stadion senilai Rp 274 miliar itu selesai pada November tahun lalu dan kini memenuhi standar Federasi Renang Internasional (FINA). Ini sudah diaplikasikan untuk pentas menyelam, berenang, renang disinkronkan dan persaingan polo air selama Asian Games tahun 2018.

Istora senayan

Istora ialah auditorium dalam ruangan yang diaplikasikan untuk menggelar acara bulutangkis dan bola basket, di samping pertunjukan dan pameran. Namanya ialah kontraksi dari nama Indonesia Istana Olahraga, atau Istana Olahraga. Sesudah renovasi, selesai pada bulan Januari, fasilitas kini mempunyai kapasitas daerah duduk 7.166, dibandingi dengan 10.000 sebelumnya. Tarif pembenaran sekitar Rp 132 miliar, didanai dari anggaran negara.

Lapangan tenis

Renovasi ruang tenis dalam-ruang dengan kapasitas 3.300 daerah duduk dan renovasi di Rumit Olahraga Gelora Bung Karno dengan tarif 92,8 miliar diatasi pada Desember tahun lalu. Auditorium dalam ruangan sudah menggelar persaingan voli dan jujitsu selama Asian Games tahun ini, sementara perlombaan tenis berlangsung di lapangan terbuka dan di Stadion Tenis Bukit Asam di Palembang.